Kopilot F-15E AS yang Ditembak Jatuh di Iran Berhasil Diselamatkan, Kini Dirawat di Kuwait

2 Min Read

JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Seorang kopilot pesawat tempur-pengebom F-15E milik Amerika Serikat yang sebelumnya dilaporkan ditembak jatuh di wilayah Iran berhasil diselamatkan dalam operasi militer besar dan kini telah dievakuasi ke Kuwait untuk menjalani perawatan medis.

Laporan media AS menyebutkan, pesawat tersebut membawa dua awak saat insiden terjadi. Setelah kejadian, salah satu anggota awak berhasil ditemukan lebih dulu, sementara kopilot sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Presiden menyebut operasi penyelamatan ini sebagai salah satu misi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah militer Amerika Serikat. Ia mengonfirmasi bahwa kopilot mengalami cedera, namun dalam kondisi stabil.

Operasi penyelamatan berlangsung selama dua hari dan melibatkan ratusan personel pasukan khusus, didukung puluhan pesawat serta teknologi pengintaian canggih, termasuk aset ruang angkasa dan siber.

Setelah berhasil melontarkan diri dari pesawat, kopilot diketahui bersembunyi di celah pegunungan untuk menghindari deteksi. Ia bertahan dengan bantuan perangkat pelacak dan radio darurat yang dibawanya.

Dalam upaya penyelamatan, (CIA) dilaporkan menjalankan strategi pengelabuan dengan menyebarkan informasi bahwa pilot telah lebih dulu dievakuasi melalui jalur darat. Taktik ini bertujuan mengalihkan perhatian pihak lawan sebelum tim penyelamat mencapai lokasi sebenarnya.

Sementara itu, pihak Iran melalui (IRGC) sebelumnya mengklaim telah menembak jatuh pesawat AS di wilayah selatan . Bahkan, sempat muncul laporan bahwa pilot kemungkinan telah ditangkap.

Namun, perkembangan terbaru memastikan bahwa kopilot berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan selamat, menandai keberhasilan operasi militer yang kompleks di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Share This Article