JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Saham Bank Central Asia (BBCA) menguat 0,94% atau naik Rp75 menjadi Rp8.075 per lembar pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (15 Januari 2026) pukul 16.40 WIB. Sebelumnya, saham BCA ditutup di Rp8.000.
Rentang harga hari ini berada di Rp7.975 – Rp8.175, sementara rentang tahunan tercatat di Rp7.225 – Rp9.925. Kapitalisasi pasar BCA mencapai Rp976,34 triliun, dengan volume rata-rata perdagangan sebesar 93,04 juta lembar. Rasio P/E tercatat 17,41, dan hasil dividen 3,78%.
Saham perbankan lainnya juga mencatatkan penguatan signifikan. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 2,69% menjadi Rp3.820, Bank Mandiri (BMRI) naik 3,10% ke Rp4.990, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) melonjak 4,13% menjadi Rp4.540 per lembar.
Di sektor pertambangan, Aneka Tambang (ANTM) menguat 0,98% ke Rp4.050. Sementara itu, saham konsumer seperti Indofood CBP (ICBP) naik 1,26% menjadi Rp8.050 dan Astra International (ASII) naik 1,05% ke Rp7.050.
Produk kesehatan dan farmasi juga bergerak positif. Sido Muncul (SIDO) tercatat Rp540 dengan kenaikan 0,92%. Di sektor energi, PT Bumi Resources (BUMI) naik 2,84% menjadi Rp410 per lembar.
Di sektor properti dan investasi, Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) naik 3,04% ke Rp11.850, sementara PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berada di Rp1.525 atau naik 0,33%.
Kondisi pasar hari ini menunjukkan tren penguatan, terutama pada saham-saham perbankan dan sektor konsumer. Investor terlihat optimis di awal tahun 2026, memicu kenaikan nilai saham dan kapitalisasi pasar yang solid.
Pergerakan ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian nasional, menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia tetap tinggi meski menghadapi dinamika ekonomi global.
