JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Iran pada Selasa (10/3/2026). menyatakan bahwa pasukannya telah menyerang kilang minyak dan fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Haifa, Israel, sebagai bagian dari respons atas serangan terhadap fasilitas energi Iran sebelumnya.
Militer Iran mengatakan serangan tersebut dilakukan oleh angkatan udara menggunakan drone yang menargetkan instalasi energi milik Israel.
“Angkatan udara Iran, sebagai respons atas serangan terhadap fasilitas penyimpanan minyak Iran, menggunakan drone untuk menyerang kilang minyak dan gas serta fasilitas penyimpanan bahan bakar milik rezim Zionis di Haifa,” kata militer Iran dalam pernyataan yang dikutip media pemerintah IRIB.
Menurut pernyataan itu, serangan terjadi dalam beberapa jam terakhir dan merupakan bagian dari operasi balasan terhadap serangan yang sebelumnya menargetkan infrastruktur energi Iran.
Militer Iran menegaskan bahwa operasi tersebut diarahkan pada fasilitas strategis Israel dan menjadi pesan bahwa Teheran siap membalas setiap serangan yang mengancam kepentingannya.
Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran rudal lain dari wilayah Iran menuju Israel.
Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara mereka secara aktif berupaya mencegat proyektil yang masuk guna mencegah dampak lebih luas di wilayah sipil.
Seorang koresponden RIA Novosti melaporkan bahwa sirene serangan udara berbunyi di Tel Aviv dan di berbagai wilayah Israel tengah setelah peluncuran roket terbaru dari Iran.
Ledakan terdengar di langit kota yang diduga berasal dari operasi pencegatan rudal oleh sistem pertahanan udara Israel.
Menurut sistem peringatan roket Israel, alarm diaktifkan di sebagian besar wilayah Israel tengah, termasuk area Yerusalem serta sejumlah wilayah di Tepi Barat, menyusul eskalasi terbaru dalam konflik antara kedua negara.
