Kisah Pasutri di Bangkalan, Dari Kaget hingga Bahagia Sambut Anak Kembar Tiga

3 Min Read
Kisah Pasutri di Bangkalan, Dari Kaget hingga Bahagia Sambut Anak Kembar Tiga (Ilustrasi)

BANGKALAN, NOLESKABAR.COM– Kebahagiaan besar tengah menyelimuti pasangan Nurul Hakimah (33) dan Sigit Agus Purnomo (43), warga Perumahan Telang Asri, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Pasangan ini baru saja dikaruniai tiga bayi perempuan kembar yang lahir dalam kondisi selamat meski usia kandungan baru menginjak delapan bulan.

Tiga buah hati tersebut diberi nama Azura Zaleena Purnomo, Azmeera Zayyana Purnomo, dan Arumi Zerina Purnomo. Uniknya, sang ayah mengaku masih belum hafal nama panggilan ketiga putrinya itu.“Masih belum hafal,” ujar Sigit sambil tertawa, Senin (20/4/2026).

Rasa syukur tak henti diucapkan Sigit. Ia menilai kelahiran ketiga putrinya menjadi momen istimewa karena terjadi di bulan April, berdekatan dengan peringatan Hari Kartini.

“Alhamdulillah semuanya lahir sehat dan selamat. Kebetulan juga momennya dekat Hari Kartini,” ungkapnya.

Awalnya, Sigit tidak pernah membayangkan akan memiliki anak kembar tiga. Fakta tersebut baru diketahui saat pemeriksaan kehamilan di bulan kedua.

“Awalnya dokter bilang kembar, saya sudah kaget. Tapi setelah dicek lagi ternyata kembar tiga, saya makin kaget,” kenangnya.

Selama masa kehamilan, ia menyebut tidak ada kondisi yang terlalu berbeda dialami sang istri, kecuali kebiasaan yang lebih sering menginginkan makanan ringan.“Enggak tahu itu ngidam atau apa, tapi memang jadi sering jajan,” katanya.

Rencananya, ketiga bayi tersebut akan dilahirkan pada Mei 2026 melalui operasi caesar. Namun, kondisi kesehatan sang ibu yang mengalami kenaikan tekanan darah hingga 150 memaksa proses persalinan dipercepat.

“Menurut dokter, di angka 140 saja sudah rawan. Jadi harus segera dilakukan tindakan,” jelasnya.

Meski lahir lebih awal, proses persalinan berjalan cepat dan lancar. Dalam waktu kurang dari satu jam, ketiga bayi berhasil dilahirkan.

“Tadi masuk ruang operasi sekitar pukul 08.18, sebelum jam 9 semuanya sudah lahir. Alhamdulillah cepat,” tuturnya.

Saat ini, ketiga bayi masih menjalani perawatan intensif di ruang NICU RSUD Syamrabu Bangkalan karena berat badan yang masih di bawah 2,5 kilogram.“Yang pertama 1,9 kilogram, kedua 2,1 kilogram, dan yang ketiga 1,6 kilogram,” ungkap Sigit.

Di tengah kebahagiaan itu, Sigit menyimpan harapan besar untuk masa depan ketiga putrinya. Ia berharap mereka tumbuh menjadi anak yang baik, dicintai banyak orang, serta memiliki semangat belajar seperti sosok R.A. Kartini.

“Semoga bisa jadi anak yang membawa kebaikan dan punya semangat belajar yang tinggi,” pungkasnya.

Editor: Adi

Share This Article