BANGKALAN, NOLESKABAR.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmen penuh untuk menjaga dan meningkatkan program Universal Health Coverage (UHC) pasca pemerintah setempat mendapat penghargaan UHC Award 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Nunuk Kristiani, mengatakan bahwa penghargaan UHC Award 2026 bukan akhir, melainkan pemicu Dinas Kesehatan untuk memperkuat layanan UHC secara nyata.
“Yang penting warga merasakan manfaat nyata dari pelayanan UHC Bangkalan, tentu kami bersyukur telah mendapat penghargaan ini,” katanya kepada noleskabar.com. Rabu, 28 Januari 2026.
Nunuk Kristiani mengatakan, Dinas Kesehatan telah menyiapkan stategi untuk mempercepat alur administrasi UHC, memudahkan akses layanan kesehatan, dan memperkuat sumber daya manusia kesehatan, agar pelayanan lebih cepat, profesional, dan ramah bagi masyarakat.
Tak hanya itu, lanjutnya, Dinas Kesehatan juga terus meningkatkan mutu fasilitas kesehatan UHC Bangkalan, memastikan seluruh puskesmas dan rumah sakit memberikan layanan layak dan merata.
“Manfaat UHC Bangkalan harus dirasakan warga, bukan hanya secara administratif,” tegasnya.
Menurut Nunuk, Pengelolaan anggaran UHC Dinkes Bangkalan menjadi prioritas. Tahun 2026, anggaran sebesar Rp 51.017.930.750 disiapkan untuk menutupi premi UHC Bangkalan, sehingga program bisa berjalan lancar dan berkelanjutan.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengatur layanan untuk warga baru atau pindahan UHC Bangkalan, sesuai Perbup No. 25 Tahun 2025. Warga yang sudah memiliki dokumen kependudukan minimal enam bulan berhak mendapatkan layanan UHC Bangkalan.
“Ini memastikan akses kesehatan bagi semua warga tetap adil,” terangnya.
Lebih lanjut, Nunuk mengatakan pemda menekankan kualitas pelayanan Dinkes Bangkalan, mulai dari pelatihan tenaga kesehatan hingga koordinasi antar fasilitas. Langkah ini memastikan warga merasakan layanan prima dari program UHC Bangkalan.
Transparansi dan akuntabilitas anggaran UHC Bangkalan juga menjadi perhatian utama Dinas Kesehatan, agar dana tepat sasaran dan tidak tersendat, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat maksimal dari UHC Bangkalan.
Ke depan, sambungnya, Pemda akan mengintegrasikan teknologi informasi di UHC Bangkalan, mempercepat administrasi dan mempermudah warga mengakses layanan kesehatan, sehingga antrean lebih singkat dan kepuasan masyarakat meningkat, ujar Nunuk Kristiani.
“Penghargaan hanyalah simbol. Yang terpenting adalah komitmen Dinas Kesehatan Bangkalan memastikan semua warga merasakan layanan UHC cepat, berkualitas, dan merata. Itulah fokus kami sekarang,” tutupnya.
Penulis: Syah
