BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai memantapkan langkah menjadikan sektor minyak dan gas bumi (migas) sebagai salah satu pengungkit utama perekonomian daerah.
Melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema pengembangan migas hulu dan hilir, Pemkab Bangkalan memetakan peluang, tantangan, serta strategi pengelolaan sumber daya energi agar memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
FGD yang digelar Kamis (22/1/2026) ini dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far, bersama jajaran perangkat daerah, BUMD, akademisi, serta praktisi migas. Forum ini menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyusun arah kebijakan energi daerah yang lebih terencana, profesional, dan berorientasi pada nilai tambah.
Dalam forum tersebut, berbagai peluang pengembangan migas dibahas secara komprehensif, mulai dari potensi kegiatan hulu hingga penguatan sektor hilir yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri turunan serta menciptakan lapangan kerja baru di Bangkalan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan, BUMD harus ditempatkan sebagai aktor strategis dalam pengelolaan potensi migas daerah. Menurutnya, peran BUMD tidak hanya sebatas sebagai mitra, tetapi harus mampu menjadi lokomotif ekonomi yang dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik.
“Pengelolaan migas harus memberikan manfaat nyata bagi daerah. Karena itu, BUMD harus profesional, transparan, dan akuntabel agar sektor strategis ini benar-benar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Bangkalan,” tegas Lukman Hakim.
Sementara itu, Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menilai, optimalisasi migas tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan kalangan akademisi.
FGD ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya rekomendasi kebijakan dan program konkret, baik dalam penguatan kelembagaan BUMD, skema kerja sama migas, maupun pengembangan sektor hilir yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat Bangkalan.
