BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar Polres Bangkalan membuahkan hasil signifikan. Selama operasi berlangsung, aparat kepolisian berhasil mengungkap 19 kasus kriminal dan mengamankan 24 tersangka, mencakup berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Bangkalan.
Konferensi pers digelar pada Jumat (13/3/2026), dihadiri langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, yang memaparkan rincian pengungkapan kasus selama Operasi Pekat Semeru 2026. Operasi ini menyasar praktik perjudian online, narkoba, peredaran minuman keras, serta tindak pidana lain yang dianggap meresahkan masyarakat.
“Dalam operasi ini, kami berhasil mengungkap 9 kasus target operasi dengan 10 tersangka,” kata AKBP Wibowo. Ia menegaskan, operasi tersebut bukan hanya sekadar penindakan rutin, tetapi upaya strategis untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Bangkalan.
Rincian kasus target operasi menunjukkan variasi tindak pidana yang cukup luas. Polisi mengamankan empat tersangka judi online, empat tersangka narkoba dari tiga kasus, satu tersangka peredaran miras, serta satu tersangka kasus bahan peledak. Menurut AKBP Wibowo, variasi ini menunjukkan bahwa praktik kejahatan di masyarakat masih aktif dan membutuhkan pengawasan ketat dari aparat kepolisian.
Selain kasus target, operasi ini juga membongkar 10 kasus di luar target operasi, dengan total 14 tersangka. Sebagian besar kasus di luar target masih didominasi oleh narkoba, yakni sembilan kasus dengan 13 tersangka. Sedangkan satu kasus judi online berhasil diungkap dengan satu tersangka.
Tidak berhenti di situ, aparat juga menangani beberapa tindak pidana lain yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Salah satunya adalah kasus pencurian besi di kawasan Jembatan Suramadu, di mana tujuh tersangka berhasil diamankan. Kasus ini menjadi perhatian serius karena pencurian material di kawasan infrastruktur strategis berpotensi membahayakan keselamatan publik.
Selain itu, polisi juga mengungkap satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas) berupa perampasan telepon genggam dengan dua tersangka. Dua kasus penyalahgunaan senjata api yang terjadi di wilayah Kamal dan Sepulu juga berhasil ditangani dengan dua tersangka diamankan.
Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini bukan sekadar untuk menindak pelaku, tetapi juga sebagai upaya preventif agar masyarakat lebih waspada terhadap praktik kriminal yang meresahkan. Menurutnya, operasi semacam ini menjadi momentum penting untuk menekan angka kejahatan terutama menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri.
“Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi masyarakat Bangkalan. Kami berharap efek jera dapat dirasakan oleh pelaku kejahatan,” ujarnya.
Data pengungkapan ini menunjukkan bahwa perjudian online, narkoba, dan peredaran miras masih menjadi fokus utama kepolisian. Penindakan tegas diharapkan dapat menekan aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat.
Kapolres Wibowo juga menegaskan bahwa operasi ini tidak berhenti sampai di sini. Aparat akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal, termasuk tindak pidana yang belum terungkap. Ia menambahkan, masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke pihak kepolisian.
Dengan total 24 tersangka dari 19 kasus, Operasi Pekat Semeru 2026 dianggap sukses dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Bangkalan. Polisi menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari praktik kriminal.
Operasi ini juga menjadi peringatan tegas bagi pelaku kejahatan bahwa ruang gerak mereka semakin sempit. “Kami tidak akan memberikan toleransi bagi mereka yang mencoba merusak ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Wibowo.
Dengan pengungkapan ini, Polres Bangkalan berharap dapat memberikan efek jera sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Bangkalan. Operasi Pekat Semeru 2026 menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
