BANGKALAN, NOLESKABAR.COM – Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menegaskan bahwa ASN di lingkungan Dinas Pendidikan tidak lagi cukup bekerja sekadar memenuhi rutinitas.
Hal itu disampaikan Fauzan pada kegiatan Pembinaan dan Arahan ASN, Rabu (21/01/2026). Ia menekankan bahwa disiplin, integritas, dan kinerja terukur adalah standar wajib, bukan sekadar imbauan.
Menurut Fauzan, sektor pendidikan merupakan pion strategis daerah yang menuntut keseriusan penuh dari seluruh aparatur. ASN Dinas Pendidikan, lanjutnya, memegang peranan penting dalam menentukan kualitas generasi bangsa.
“”Karena itu, tidak boleh ada ruang untuk kinerja biasa-biasa saja. Disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab harus menjadi budaya kerja,” tegas Fauzan Ja’far.
Ia mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan bukan hanya kelengkapan administrasi, tetapi dampak nyata terhadap mutu layanan dan pembelajaran di sekolah.
“Masyarakat tidak menilai dari banyaknya rapat atau laporan, tetapi dari kualitas layanan yang dirasakan dan hasil pendidikan yang terlihat. ASN harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar proses,” ujarnya.
Wabup juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi dinamika dan tuntutan perubahan di dunia pendidikan. Menurutnya, adaptasi, evaluasi berkelanjutan, dan perbaikan sistem harus menjadi bagian dari pola kerja.
“Perubahan adalah keniscayaan. ASN pendidikan harus siap berbenah, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kualitas layanan agar tidak tertinggal,” katanya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa sinergi lintas lini merupakan kunci utama. Koordinasi yang lemah dan komunikasi yang tidak efektif, menurutnya, akan langsung berdampak pada kualitas layanan pendidikan.
“Sinergi bukan slogan. Koordinasi yang kuat dan komunikasi yang efektif harus diwujudkan dalam kerja nyata. Ini adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Penulis: Syah
