Di Haul Akbar ke-101, H Her Ajak Generasi Muda Meneladani Akhlak Syaichona Kholil

By iksan
3 Min Read
H. Her saat diwawancarai usai menghadiri haul Akbar Syaichona Kholil Bangkalan ke 101 tahun (Dok.Istimewa)

BANGKALAN, NOLESKABAR.COM. – Haul Akbar Syaichona Kholil Bangkalan ke-101 menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama besar asal Madura, sekaligus mengajak generasi muda meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu disampaikan H. Hoirul Umam (H Her) saat menghadiri rangkaian kegiatan Haul Akbar Syaichona Kholil ke-101 yang digelar di kawasan Martajasah, Bangkalan, Rabu (1/4/2026).

Menurut H Her, haul bukan sekadar agenda rutin keagamaan, melainkan juga sarana refleksi bagi umat Islam untuk mengingat kematian dan memperbaiki diri dengan mencontoh kehidupan para ulama.

“Yang pertama agar kita ingat bahwa kita juga akan mati. Yang kedua agar supaya kita bisa mencontoh akhlak beliau,” ujar H Her.

Ia menegaskan, sosok Syaichona Kholil merupakan ulama besar yang memiliki pengaruh luas, tidak hanya di Madura tetapi juga di tingkat nasional. Keteladanan beliau, kata H Her, sangat penting diwariskan kepada generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, salah satu warisan paling berharga dari Syaichona Kholil bukan hanya keilmuan, tetapi juga akhlak, ketawadhuan, dan sikap hidup yang penuh hikmah.

“Kalau sosok Syekh Kholil itu, kita semua sudah tahu. Sulit sosok seperti beliau untuk zaman sekarang. Untuk generasi muda, ya akhlaknya itu yang harus diteladani,” katanya.

H Her menilai, generasi muda hari ini membutuhkan figur panutan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak yang baik, dan kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, ia berharap momentum haul akbar ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai keteladanan ulama dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi kalangan muda.

Selain menyampaikan pesan tentang pentingnya meneladani akhlak ulama, H Her juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pondok pesantren dan berbagai kegiatan keagamaan yang berorientasi pada pelestarian warisan para ulama.

“Siap, selalu siap. Dalam bentuk apa pun siap,” tegasnya saat ditanya mengenai dukungannya terhadap pondok pesantren ke depan.

Haul Akbar Syaichona Kholil ke-101 sendiri berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi wujud penghormatan masyarakat kepada ulama besar yang dikenal memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, haul ini juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan, keilmuan, dan akhlak mulia para ulama harus terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

Share This Article