Terkait Temuan Sumur Bor Keluar Minyak, BPBD Bangkalan: Kami Amankan Lokasi

3 Min Read
Warga mengamati cairan diduga minyak yang keluar dari lubang pengeboran sumur air bersih di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Lokasi pengeboran sementara diamankan BPBD Bangkalan guna mencegah potensi bahaya, sembari menunggu pemeriksaan lanjutan dari ESDM Provinsi Jawa Timur (foto/Syah)

BANGKALAN, NOLESKABAR.COM– Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar, mengaku telah menerima laporan terkait virlanya pengeboran sumur air yan keluar minyak tanah di Desa Penyagsakan, Kecamatan Klampis.

Laporan itu kata Zainul Qomar, diterima pada Kamis, 8 Januari 2026 sore. Pihaknya kata dia hari ini akan turun bersama pihak ESDM dan Instansi terkait meninjau langsung kondisi sumor bor tersebut

“Kami diperintahkan Pak Bupati dan Wakil Bupati untuk turun langsung ke lokasi melakukan pengecekan,” ujar Zainul Qomar, Jumat (9/1/2026).

BPBD kata Zainul Qomar hanya berwenang khusus kedaruratan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Sementara kewenangan teknis untuk memastikan jenis cairan tersebut berada pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kalau kami sifatnya kedaruratan, memastikan tidak membahayakan masyarakat. Untuk teknisnya itu ranah ESDM, lingkungan hidup, dan perekonomian,” jelasnya.

Zainul Qomar menyebut, BPBD Bangkalan turun ke lokasi bersama camat setempat, aparat desa, serta tim kabupaten guna mengamankan area dan mengantisipasi potensi bahaya bagi warga sekitar.

“Hasil pengecekan lapangan akan kami laporkan ke ESDM Provinsi Jawa Timur. Harapannya, sampel minyak bisa segera diuji,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihak ESDM Provinsi Jawa Timur dijadwalkan akan turun langsung dari Surabaya dalam waktu dekat untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dan memastikan kandungan cairan tersebut.

BPBD Bangkalan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi pengeboran serta tidak mengambil cairan yang keluar, demi menghindari risiko keselamatan sebelum ada hasil resmi dari instansi berwenang.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, digegerkan oleh temuan cairan yang diduga minyak bumi dari hasil pengeboran sumur air bersih. Pengeboran yang awalnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air warga justru mengeluarkan cairan mudah terbakar dari dalam tanah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026). Cairan diduga minyak itu muncul saat pengeboran mencapai kedalaman sekitar 105 meter, lebih dangkal dari target awal pengeboran yang direncanakan hingga 125 meter.

Temuan tersebut dengan cepat menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga sempat mendatangi lokasi, bahkan ada yang membawa jeriken untuk menampung cairan yang keluar dari lubang sumur.

Untuk memastikan karakteristik cairan tersebut, sebagian warga mencoba membakar cairan yang keluar dari lubang pengeboran. Hasilnya, cairan tersebut mudah terbakar sehingga memperkuat dugaan bahwa temuan itu merupakan minyak bumi atau minyak tanah.

Menyikapi kondisi tersebut, aparat dan instansi setempat langsung mendatangi sementara lokasi pengeboran dan mengamankan area guna mencegah potensi bahaya, sembari menunggu pemeriksaan lanjutan dari instansi berwenang.

Penulis: Syah

.

Share This Article