NOLESKABAR.COM – SL Benfica meraih kemenangan penting atas Real Madrid dengan skor 4-2 di Estádio da Luz. Los Blancos kalah, namun pertandingan ini menunjukkan sengitnya persaingan kedua tim dan kualitas permainan Benfica yang impresif.
A. Schjelderup membuka keunggulan Benfica di menit ke-36, memanfaatkan peluang dengan cerdik. Real Madrid berupaya menahan serangan, tetapi pertahanan mereka harus bekerja ekstra menghadapi pressing agresif Benfica.
Gol kedua Schjelderup di menit ke-54 menegaskan dominasi sementara Benfica. Real Madrid mencoba membalas serangan, dengan Mbappe aktif di lini depan, namun tim tuan rumah tetap unggul.
Vangelis Pavlidis menambah skor melalui penalti di injury time babak pertama. Estádio da Luz bergemuruh, menandai momentum penting bagi Benfica yang bermain dengan strategi matang.
Real Madrid berhasil memperkecil ketertinggalan lewat dua gol Mbappe di menit 30 dan 58. Meskipun tertinggal, Los Blancos tetap menunjukkan kualitas permainan dan mencoba mengejar ketertinggalan.
Menjelang akhir laga, Benfica menutup kemenangan melalui gol A. Trubin di menit 90+8’. Kartu merah untuk Raul Asencio dan Rodrygo membuat pertandingan semakin menegangkan, namun kedua tim tetap menunjukkan semangat kompetitif.
Benfica menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Trubin sebagai kiper andalan dan Sudakov tampil impresif. Strategi Benfica terbukti efektif menghadapi lini depan Real Madrid.
Real Madrid bermain dengan formasi 4-3-3, menghadapi beberapa kendala cedera pemain kunci. Meski begitu, Mbappe dan Vinicius Junior tetap menjadi ancaman bagi pertahanan Benfica sepanjang pertandingan.
Manajer Benfica, J. Mourinho, menilai kemenangan ini sebagai hasil kerja keras tim. “Real Madrid adalah lawan yang tangguh, kami bersyukur bisa meraih kemenangan ini dengan disiplin dan fokus penuh,” ujarnya. Kekalahan 4-2 menjadi pembelajaran penting bagi Los Blancos, sementara Benfica merayakan kemenangan dengan bangga.
