Baru Dibuka, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz di Tengah Ketegangan dengan AS

1 Min Read
Baru Dibuka, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz di Tengah Ketegangan dengan AS (Ilustrasi)

JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Pemerintah Iran kembali menutup Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah sempat dibuka untuk aktivitas pelayaran internasional, Sabtu (18/4).

Penutupan tersebut diumumkan oleh otoritas militer Iran sebagai respons atas kebijakan Amerika Serikat yang dinilai masih memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan Iran.

Dikutip dari detikcom, dalam pernyataannya, militer Iran menegaskan bahwa jalur vital tersebut akan tetap berada dalam pengawasan ketat hingga kebebasan navigasi benar-benar dipulihkan.

“Sampai Amerika Serikat memulihkan kebebasan bergerak untuk semua kapal yang mengunjungi Iran, situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat,” demikian pernyataan militer Iran.

Sebelumnya, Iran sempat membuka kembali Selat Hormuz menyusul meredanya ketegangan pasca kesepakatan gencatan senjata di kawasan. Namun situasi kembali berubah setelah pernyataan Presiden AS, Donald Trump.

Trump menyatakan bahwa blokade terhadap Iran akan tetap dilanjutkan jika tidak tercapai kesepakatan damai, bahkan membuka kemungkinan gencatan senjata tidak diperpanjang.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan global, khususnya untuk distribusi minyak dunia. Penutupan jalur ini berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi serta meningkatkan ketegangan geopolitik internasional.

Share This Article