BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Kaconk Mahfud Institute (KMI) memperingati hari lahir (Harlah) ke-10 dengan menggelar rangkaian kegiatan religi yang berlangsung sejak siang hingga malam hari, Kamis (7/8/2026).
Kegiatan diawali dengan Khatmil Quran pada siang hari, kemudian ditutup dengan doa bersama pada malam hari sebagai ungkapan syukur atas perjalanan satu dekade organisasi.
Selain Khatmil Quran dan doa bersama, peringatan harlah juga diisi dengan santunan kepada 100 anak yatim serta ziarah ke makam para wali dan raja-raja di Bangkalan.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan KMI selama 10 tahun mengabdi kepada masyarakat.
Direktur KMI, Nur Hakim, mengatakan usia satu dekade menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh program yang telah dijalankan agar keberadaan organisasi semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur KMI bisa menjalankan roda organisasi hingga genap 10 tahun. Ini bukan waktu yang singkat, tetapi perjalanan yang panjang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, doa bersama pada malam harlah bukan hanya menjadi penutup rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi ikhtiar agar KMI tetap istiqamah dalam menjalankan kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan kepemudaan di Kabupaten Bangkalan.
“Melalui refleksi ini kami mencoba mengkaji apa saja yang telah kami lakukan selama ini. Jika program-program tersebut dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu akan kami lanjutkan. Namun apabila masih ada yang perlu diperbaiki, maka akan kami evaluasi bersama agar ke depan menjadi lebih baik,” katanya.
Ke depan, KMI berkomitmen memperkuat sinergi dengan organisasi kepemudaan di seluruh kecamatan agar semakin banyak program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bangkalan.
Penulis: Syah
