SDN Konang 4 Segera Direvitalisasi, Tim Kemendikdasmen Cek Kondisi Bangunan dan Lahan

2 Min Read
SDN Konang 4 Segera Direvitalisasi, Tim Kemendikdasmen Cek Kondisi Bangunan dan Lahan (Ilustrasi)

BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Harapan siswa dan guru SDN Konang 4, Kabupaten Bangkalan, untuk kembali belajar di ruang kelas yang layak mulai menemui titik terang. Sekolah yang mengalami kerusakan hingga ambruk pada Kamis (30/7/2026) itu kini tengah menjalani proses persiapan revitalisasi.

Tim yang diutus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turun langsung ke sekolah, Senin (10/8/2026), untuk melakukan peninjauan sebelum pembangunan dimulai.

Guru SDN Konang 4, Abdul Aziz, mengatakan peninjauan melibatkan pendamping dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) serta konsultan yang ditugaskan Kemendikdasmen.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap bangunan di lokal A dan lokal B yang berada di bagian bawah sekolah.

“Semuanya dicek, bangunan yang di lokal A dan di lokal B yang bawah,” kata Abdul Aziz, Senin (10/8/2026).

Tak hanya kondisi bangunan, tim juga mengecek kontur tanah dan melakukan pengukuran lahan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum pembangunan gedung baru dilaksanakan.

Tim juga melakukan penghitungan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah.

“Jadi semuanya dipersiapkan sebelum pembangunan itu dimulai,” tuturnya.

Abdul Aziz berharap seluruh proses persiapan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan gedung baru bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Dengan adanya gedung baru, ia berharap para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang lebih aman dan memadai.

“Insyaallah akan dikerjakan tahun ini,” ujarnya.

Kepastian revitalisasi juga disampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Ali Yusri Purwanto, mengatakan SDN Konang 4 telah dipastikan masuk penerima bantuan revitalisasi tahap II.

“Iya, sudah positif dapat bantuan tersebut. Kemarin sudah diverifikasi dan validasi langsung ke lapangan,” kata Ali.

Setelah proses verifikasi dan validasi dilakukan, tahapan selanjutnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Proses tersebut dijadwalkan dilakukan dalam waktu dekat sebelum pembangunan fisik sekolah dimulai.

Share This Article