BANGKALAN,NOLESKABAR.COM-Semangat berbagi di bulan suci Ramadan dimanfaatkan Kaconk Mahfud Institute (KMI) untuk menebar kebaikan. Bersama Kepala Desa Kebun, Abdul Ghoni, lembaga sosial tersebut menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Desa Kebun.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini dihadiri oleh anak-anak yatim serta sejumlah warga setempat. Dalam acara tersebut, anak-anak menerima santunan dan kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.
Direktur Kaconk Mahfud Institute, Nur Hakim, mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen KMI untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama membantu anak-anak yatim agar tetap memiliki semangat menjalani kehidupan.
“Melalui santunan ini kami berharap bisa memberikan manfaat bagi anak-anak yatim di Desa Kebun. Semoga bantuan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberi motivasi agar mereka tetap semangat meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Nur Hakim. Senin (9/3/2026).
Pria yang saat ini duduk di Komisi I DPRD Bangkalan itu juga menambahkan bahwa anak-anak yatim membutuhkan perhatian bersama, baik dari masyarakat maupun pemerintah desa. Dukungan moral dan kepedulian sosial dinilai sangat penting agar mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi kehidupan.
“Ramadan menjadi momen yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama,” tegasnya .
Sementara itu, Kepala Desa Kebun, Abdul Ghoni, menyampaikan apresiasi kepada Kaconk Mahfud Institute yang telah menggelar kegiatan santunan di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut membawa manfaat sekaligus kebahagiaan bagi anak-anak yatim di desa tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Kaconk Mahfud Institute. Kegiatan berbagi seperti ini sangat berarti bagi anak-anak yatim, terlebih dilakukan di bulan Ramadan yang penuh berkah,” kata Abdul Ghoni.
Lebih lanjut, Abdul Ghoni mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia pun berharap kegiatan santunan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi mereka untuk terus belajar, berusaha, dan meraih cita-cita di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan santunan itu pun berlangsung penuh kehangatan. Senyum anak-anak yatim terlihat saat menerima bantuan yang diberikan. Bagi mereka, perhatian dan kepedulian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus melangkah dan tidak kehilangan harapan.
Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini, Kaconk Mahfud Institute bersama Pemerintah Desa Kebun berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu sesama.
Penulis: Syah
