JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Nama Syamsul Auliya Rachman mendadak mengguncang panggung politik daerah setelah dikabarkan terseret operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sosok yang baru setahun menjabat sebagai Bupati Cilacap, Jawa Tengah, itu kini berada di bawah sorotan tajam publik.
Syamsul bukan nama baru di politik lokal. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu lahir di Cilacap pada 30 November 1985. Ia dikenal sebagai salah satu figur muda yang cepat naik dalam struktur kekuasaan daerah.
Kariernya melesat sejak dipercaya menjadi Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022 mendampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji. Saat itu provinsi dipimpin Ganjar Pranowo, dan Syamsul mulai membangun pengaruh politiknya di daerah.
Setelah masa jabatan wakil bupati berakhir, Syamsul kembali maju dalam kontestasi politik. Pada Pemilihan Bupati Cilacap 2024, ia mencalonkan diri sebagai bupati dengan menggandeng politikus Partai Golongan Karya, **Ammy Amalia Fatma Surya>.
Pasangan ini memenangkan pertarungan politik dengan meraih 414.533 suara atau 43,81 persen dari total suara sah. Kemenangan itu mengantarkan Syamsul menduduki kursi orang nomor satu di Kabupaten Cilacap.
Ia resmi dilantik sebagai Bupati Cilacap pada 20 Februari 2025. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Di internal partai, Syamsul juga memegang posisi strategis. Ia menjabat Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026. Posisi itu memperkuat pengaruhnya dalam peta politik lokal.
Dari sisi pendidikan, Syamsul merupakan alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Latar belakang itu membuatnya memiliki jalur karier yang relatif dekat dengan birokrasi dan pemerintahan.
Namun karier politik yang menanjak itu kini menghadapi ujian besar. Operasi tangkap tangan KPK membuat nama Syamsul kembali menjadi perbincangan luas.
Publik kini menunggu jawaban dari kasus yang menyeret kepala daerah muda tersebut. Jika terbukti, kasus ini kembali menjadi pengingat keras bahwa kursi kekuasaan di daerah sering kali berada sangat dekat dengan godaan korupsi.
