JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang ustaz berinisial SAM kembali menjadi sorotan. Sosok yang diketahui bernama Syekh Ahmad Al Misry itu dilaporkan atas dugaan melakukan pelecehan terhadap lima santri laki-laki.
Kuasa hukum korban, Achmad Cholidin, menyatakan pihaknya mendesak aparat kepolisian untuk segera menetapkan SAM sebagai tersangka. Desakan itu menguat usai digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR.
“Setelah RDP dengan DPR, kami meminta penyidik segera menetapkan tersangka dalam kasus ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya mendorong langkah hukum lebih lanjut, termasuk upaya pemulangan terduga pelaku yang saat ini berada di luar negeri. Koordinasi dengan aparat internasional dinilai penting agar proses hukum bisa berjalan.
Menurutnya, para korban mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut. Bahkan, disebutkan adanya dugaan tekanan agar kasus ini tidak dilanjutkan.
“Ada ancaman kepada korban agar tidak membuka kasus ini. Bahkan ada dugaan upaya pemberian sejumlah uang supaya perkara dihentikan,” ungkapnya.
Kasus ini sendiri telah dilaporkan ke Bareskrim Polri sejak 28 November 2025. Namun hingga kini, status hukum terduga pelaku belum juga ditetapkan.
Pengacara korban lainnya, Triyono Haryanto, menyampaikan bahwa dalam RDP bersama Komisi III DPR, aparat penegak hukum diminta bertindak cepat dan tegas.
“Penetapan tersangka dan penahanan perlu segera dilakukan untuk mencegah munculnya korban baru,” tegasnya.
Selain itu, DPR juga mendorong agar perlindungan terhadap korban diperkuat melalui koordinasi dengan lembaga terkait, termasuk LPSK.
Ia menambahkan, jika terduga pelaku tidak kooperatif atau tidak kembali ke Indonesia, maka langkah kerja sama internasional harus segera ditempuh.
“Jika tidak kembali, harus ada upaya melalui Interpol untuk menghadirkannya ke Indonesia,” katanya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, mengingat melibatkan lingkungan pendidikan keagamaan. Penanganan yang transparan dan tegas dinilai penting untuk memberikan keadilan bagi korban serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
