Sikap Spanyol ke Israel, Dubes Resmi Ditarik Ditengah Ketegangan Timur Tengah

2 Min Read
Sikap Spanyol ke Israel, Dubes Resmi Ditarik Ditengah Ketegangan Timur Tengah (Ilustrasi)

JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Pemerintah Spanyol mengambil langkah diplomatik keras terhadap Israel. Madrid resmi menarik duta besarnya dari negara tersebut di tengah kemarahan pemerintah Spanyol atas operasi militer Israel di Gaza Strip dan memanasnya konflik Timur Tengah.

Keputusan itu diumumkan setelah rapat Dewan Menteri Spanyol pada 10 Maret 2026. Pemerintah memutuskan mengakhiri penugasan duta besar Spanyol untuk Israel sebagai bentuk protes politik terhadap situasi perang yang terus meluas.

Duta besar yang ditarik adalah Ana María Sálomon Pérez. Penarikan ini menjadi sinyal keras bahwa hubungan kedua negara sedang berada pada titik tegang.

Meski begitu, Spanyol belum memutus hubungan diplomatik sepenuhnya. Kedutaan Spanyol di Tel Aviv tetap beroperasi seperti biasa.

Untuk sementara, misi diplomatik Spanyol akan dipimpin oleh seorang charge d’affaires, pejabat yang memimpin kedutaan tanpa status duta besar. Langkah ini biasanya digunakan sebagai tekanan politik dalam hubungan internasional tanpa menutup jalur diplomasi sepenuhnya.

Sikap keras Madrid terhadap Israel sebenarnya sudah terlihat sejak lama. Perdana Menteri Pedro Sánchez dikenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang paling lantang mengkritik operasi militer Israel di Gaza.

Ia bahkan sebelumnya mengecam serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Sánchez menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan berisiko memperluas perang di kawasan Timur Tengah.

Posisi pemerintah Spanyol juga tegas. Madrid secara terbuka menyatakan menolak perang dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Tekanan terhadap Israel tidak hanya datang dari pernyataan politik. Pada Oktober tahun lalu, parlemen Spanyol menyetujui aturan yang menetapkan embargo senjata terhadap Israel.

Aturan tersebut melarang secara permanen penjualan senjata, teknologi penggunaan ganda, serta berbagai peralatan militer kepada Israel. Kebijakan itu diambil sebagai respons terhadap situasi kemanusiaan di Gaza yang dinilai semakin memburuk.

Penarikan duta besar ini memperlihatkan bahwa ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Israel semakin terbuka di tengah konflik Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda mereda.

Editor: Arini

Share This Article